SELINGKUH DENGAN ISTRI TETANGGA (*)

Dikisahkan..

“Sebutlah inisialnya K, pria 45 tahun mempunyai tetangga H, waita 43 tahun yang merupakan selingkuhannya. Antara K dan H memang sedang menjalin asmara.  K seorang wartawan dan sudah mempunyai istri dan anak. Begitu H bersuami  B yang bukan suami pilihan sendiri namun hasil dijodohkan ortunya. Dia dipaksa menikah dengan lelaki yang mengejar-ngejarnya di kala masih SMP dulu. Yang membuat H terhibur, suami bisa memanjakan segala kebutuhan duniawi. Rumah bagus mobil mewah, semua tersedia.

Merasa senasib sepenanggungan, K dan H menjadi satu jiwa. Apa lagi keduanya tinggal bertetangga di satu Kelurahan . K dan H juga sama menyadari bahwa semua ini sekadar iseng.

Untuk menikah misalnya, mereka masih  berfikir dua kali. K tak bisa mengorbankan anak istrinya yang tidak berdosa. Begitu juga H tak bisa melepas kemewahan yang diterima selama ini. Kawin dengan K yang cuma wartawan, nggak usah lah. Dia hanya kaya dengan kata-kata, bukan harta. “Lagi pula aku takkan kenyang karena cinta,” begitu sikap H realistis.

Karena begitu seringnya menyelingkuhi H dia menjadi santai sekali menjalani kehidupan perselingkuhannya. Akhirnya B suami H, memergokinya.” sumber Harian Pos Kota

Kisah diatas adalah satu dari sekian banyak perselingkuhan antar tetangga…

Dari kisah di atas bisa kita ketahui perselingkuhan ini akan menghancurkan dua keluarga. Betapa sedih   dan marahnya seorang suami atau istri mendapati pasangan hidupnya berselingkuh. Tali perkawinan yang sakral ternodai dengan perbuatan zina. Anak-anak pun menjadi korban dari perselingkuhan tersebut, mereka kehilangan teladan dalam mengarungi kehidupan dan masa depannya. Belum lagi jatuhnya harga diri dan imej di masyarakat.

Sekarang kita lihat perselingkuhan antar tetangga ini dalam pandangan islam.

Ada sebuah hadist yang menjelaskan:

Dari Muhammad bin Sa’ad Al Anshari dari Abu Shabyah Al Kala’i  dari al Muqdad bin Al Aswad, Rasulullah bersabda, “Apa yang kalian ketahui tentang zina? Mereka menjawab : Perbuatan itu diharamkan oleh Allah dan RasulNya. Perbuatan itu haram selamanya sampai hari kiamat tiba. Lalu Rasululullah shalallahu alaihi wasalam bersabda, ‘Sungguh, seandainya seorang berbuat zina dengan sepuluh wanita, maka dosanya lebih ringan dibanding berbuat zina dengan wanita tetangganya.’

Kemudian Rasulullah shalallahu alaihi wasalam menanyakan kepada mereka tentang perbuatan mencuri. Mereka memberikan jawaban sama seperti ketika ditanya tentang zina. Lalu Rasululullah shalallahu alaihi wasalam memberikan jawaban, ‘Dan sungguh, seandainya ia melakukan pencurian terhadap sepuluh rumah, maka dosanya lebih ringan dibanding melakukan pencurian di rumah tetangganya.’” [HR Imam Ahmad, Bukhari, Ath Thabarani]

Sebagai seorang muslim marilah kita berhati-hati dan menjaga diri kita dan pasangan kita dari perbuatan zina terlebih dengan tetangga.

Kita mohon perlindungan kepada Allah dari berbuat zina terlebih lagi zina dengan tetangga.

 

About these ads

2 thoughts on “SELINGKUH DENGAN ISTRI TETANGGA (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s